Rabu, 11 Maret 2026

Akselerasi ZI Menuju WBK/WBBM, Kemenag Wakatobi Gelar Sosialisasi SAKIP dengan Sentuhan Literasi

 

WAKATOBI, 11 Maret 2026 — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Bertempat di aula kantor setempat, digelar kegiatan Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada Rabu (11/03/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, H. Rahman Ngkaali, didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Mashudin. Jalannya sosialisasi berlangsung interaktif dengan dipandu oleh Ibu Yekti selaku moderator.

Dalam sambutannya, H. Rahman Ngkaali menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian krusial dari proses Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju wilayah WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

"SAKIP bukan hanya soal laporan administrasi, melainkan cerminan efektivitas kerja kita. Melalui penguatan SAKIP, kita memastikan setiap anggaran yang turun memberikan dampak nyata bagi pelayanan umat di Wakatobi," ujar H. Rahman Ngkaali di hadapan para peserta yang terdiri dari seluruh Kepala KUA, Kepala Madrasah lingkup Kemenag Wakatobi, serta tim kerja JFT Perencana.

Pemateri utama, H. La Umuri, yang merupakan Perencana Ahli Madya pada Kantor Kemenag Wakatobi. Dalam paparannya, mengupas tuntas mekanisme sinkronisasi perencanaan, pengukuran, hingga pelaporan kinerja yang selaras dengan target-target strategis kementerian. Beliau menekankan pentingnya akurasi data dalam setiap tahapan SAKIP untuk mendukung pencapaian kinerja organisasi yang lebih tinggi. 

Suasana sosialisasi semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme peserta, H. La Umuri memberikan kejutan berupa hadiah spesial bagi dua penanya pertama. Hadiah tersebut berupa buku karya orisinal beliau sendiri yang berjudul "Keluarga Kuat di Tengah Riuh Akhir Zaman" dan bukuIbu Pesona Wajah Pongingila" 

Dua penanya yang berhasil mendapatkan buku tersebut adalah Jamidun (Kepala MTsN 3 Wakatobi) dan Ust. Harman Selo (Kepala KUA Kecamatan Wangi-Wangi)

Pemberian buku ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan atas keberanian berdiskusi, tetapi juga bentuk ajakan untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika zaman, selaras dengan misi Kementerian Agama dalam menjaga pilar terkecil masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh pimpinan satuan kerja untuk segera menindaklanjuti poin-poin penting SAKIP di unit kerja masing-masing, demi mewujudkan Kemenag Wakatobi yang lebih transparan dan berorientasi pada hasil

Admin..

 


Tambah Komentar Tutup Komentar

Disqus Comments